• Baru-baru ini, media telah diliputi oleh berita yang berkaitan dengan PCC, obat-obatan keras yang hanya bisa didapat melalui resep dan tidak boleh diperdagangkan dengan sia-sia. Namun, obat ini beredar dan dipasarkan dengan harga yang sangat murah untuk siswa sekolah seharga 25.000 rupee per 20 buah di Kendari, Sulawesi Tenggara.

     

    Di Kendari, obat PCC ini telah menyebabkan kematian satu orang, sementara 43 lainnya telah dirawat di rumah sakit. Saat ini, kasus peredaran obat PCC sedang ditangani oleh Polri dengan kerja sama BPOM untuk mengurangi penulis dan jaringan distributor PCC.

     

    Jadi mengapa dikatakan bahwa PCC adalah obat berbahaya?

     

    Menurut hasil uji laboratorium cara melancarkan haid yang dilakukan BPOM terhadap tablet PCC ini, PCC dalam sirkulasi positif mengandung zat aktif karisoprodol yang sebenarnya dianggap obat keras. Menurut situs BPOM, karisoprodol adalah obat terapeutik, namun obat ini sering disalahgunakan, jadi izin peredarannya dicabut di Indonesia sejak 2013.

     

    Obat yang mengandung zat aktif Karisoprodol biasanya secara farmakologis efektif sebagai pelemas otot. Namun, efek ini hanya sementara. Obat ini akan dicerna oleh tubuh menjadi senyawa meprobamat yang menyebabkan efek menenangkan atau menenangkan.

     

    Laporan Drugs.com, karisoprodol bekerja dengan cara memblokir sinyal rasa sakit antara saraf dan otak, sehingga otot bisa rileks. Namun, obat ini cenderung memiliki efek samping yang bisa mempengaruhi reaksi dan pemikiran otak.

     

    Karkopinohidol yang diminum biasanya dikonsumsi oleh agen peningkat resistensi dan penguat self-relieving. Obat-obatan ini bahkan diberi label sebagai "obat kuat" dan sering dikonsumsi oleh pekerja seks.

     

    Tidak hanya siklus menstruasi instansi pemerintah dan pelaku usaha, BPOM juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Sebagai tindak lanjut, BPOM bekerja sama dengan Kepolisian dan BNN, serta dengan instansi terkait lainnya untuk membentuk Tim Aksi Nasional melawan Penyalahgunaan Narkoba pada tanggal 4 Oktober 2017. Selanjutnya, agen ini pada saat bersamaan menghindari penyalahgunaan yang tidak menentu. obat-obatan terlarang di pasaran


    your comment
  • Sekelompok mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelitian untuk mencari solusi pengobatan kanker payudara. Mereka memeriksa potensi Rapat Kunci (Boesenbergia pandurata) untuk pengobatan penyakit ini.

    "Dalam temuan utama yang mengandung senyawa Panduratin A, yang termasuk dalam senyawa Kalkon, senyawa ini terbukti menghambat aktivitas Glutathione S-Transferase (GST)," kata salah satu peneliti, Aida Fathia,

    Aida dibeli dengan empat temannya yakni Lisyaratih Anggriani, Rahajeng Fitria Wahyuniputri, Swandika Ayumarta Larasati dan Ziana Walidah. Mereka mengeksplorasi potensi temuan kunci sebagai agen kemoprevensi dalam menghambat metabolisme sel kanker. "Secara in vitro dan di silico (komputasi)," kata Aida.

    Penelitian caraku hidup sehat dilakukan dengan menggunakan sel kanker payudara 4T1. Sementara itu, kemampuan ekstrak temu kunci untuk menghambat metabolisme sel kanker 4T1 diamati melalui aktivitas enzim GST dan tingkat ROS di dalam sel.

    Berdasarkan uji sitotoksik, hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak temu kunci berpotensi memiliki efek sitotoksik pada sel kanker payudara 4T1. Berkurangnya aktivitas enzim GST terbukti dari peningkatan konsentrasi ROS sebagai penambahan konsentrasi ETK pada sel kanker.

    Dari uji kopling molekular, hasil senyawa Panduratin A yang ada dalam temuan utama mampu mengikat enzim GST. Artinya, rimpang pemulihan kunci berpotensi sebagai agen kemopreventif dengan mengurangi ekspresi enzim GST intraselular.

    "Hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai pengembangan produk pelengkap yang bisa digunakan sebagai obat kemopreventif melawan kanker payudara," kata Aida.


    your comment
  • Dr Nazia Bandukwala Do Kyung-soo, seorang urolog di Piedmont Healthcare menjelaskan dampaknya terhadap kencing lebih jelas. "Jika dipertahankan, urin ini dapat menyebabkan kelainan metabolik dan masalah elektrolit dapat diatasi dalam jangka panjang", kata Piedmont.org Minggu (2017/09/13).

    Juga, menjaga rasa sakit juga dapat menyebabkan infeksi. Tubuh akan digunakan untuk tidak mengosongkan urine di kandung kemih. Dalam kasus yang sangat jarang, ada orang-orang yang menyebabkan pecahnya kandung kemih.

    Oleh karena itu, menahan kencing tidak harus dilakukan lama. Jadi, berapa lama adalah tempat yang ideal untuk urin kosong untuk mencegah ginjal dan penyakit lainnya saat?

    "Saya biasanya menyarankan urin kosong setiap tiga jam, jika Anda ingin buang air kecil atau tidak." Bandukwala - www.sehatituaku.com.

    Selain itu, Dr. Bandukwala juga ingat bahwa otak dan organ tubuh lainnya selalu bekerja sama. Demikian pula, ketika dorongan untuk buang air kecil, sebenarnya perintah dari otak untuk segera membuang konten. Nah, mulai sekarang jangan menahan kencing terlalu eh waktu!


    your comment


    Follow this section's article RSS flux
    Follow this section's comments RSS flux